Sieghart menatap ku, dan di berkata..
“mari.. kenapa kau cuek sekali pada ku?”
“ha? Apa yang kau bicarankan?”
“ah sudahlah, ini sangat rumit”
Dia pergi, berlari, aku tidak tau apa yang di maksud
Hari sudah sore, aku pulang sendiri, ya tidak bersama
sieghart hari ini, sesampai nya aku dirumah aku tidak melihati mobil ayahku,
kupikir dia belum pulang kerja, aku masuk ke teras rumah, dan tidak ada sandal
selain sandal kakak ku, “aku pulang”sambil
membuka sepatu.kakak ku hanya menjawab “masuklah”.
Hari itu menjadi hari yang melelahkan, ku putuskan untuk
berendam air hangat dengan aroma buah anggur.setelah mandi, aku melihat diri ku
di kaca, melihat kedua mata ku, dan bertanya di dalam hati “kenapa aku ditakdirkan seperti
ini?,akankah aku menjadi seorang putri yang cantik?”, aku bersolek di
depan cermin, menyisir rambut biru ku, rambut keturunan ibu ku,memeriksa
seluruh wajahku, dan berfikir mengenai tawaran amy tadi.memanjangkan
rambut?hmm, mungkin cukup terlihat bagus saat aku masuk smp.
setelah selesai, aku turun ke bawah,kebetulan kamar semua
kamar dirumah ini ada di atas, aku pergi ke dapur, berharap aku bisa menemukan
ibu,nihil harapan ku.aku melihat dapur, hanya ada kakak ku yang sedang
memasak,dan akhirnya aku berinisiatif menolong kakak ku memasak “mari ku bantu ka, apa yang bisa ku bantu?”, kakak
ku hanya tersenyum dan berkata “tidak usah mari, kau masih kecil”, ah aku kecewa
sekali mendengarkan jawaban itu, aku bersikeras sekali lagi “ayolah ka,mari kan Cuma mau bantu”, kakak ku
kembali tersenyum dan sambil mengibaskan rambut coklatnya, rambut keturunan
ayah ku, dan berkata “baiklah kalau itu mau mu, tolong keluarkan garpu dan
sendok untuk kita berdua saja”, apa?untuk ber2 saja?ibu dan ayah kemana?.”ah kok Cuma segitu?ayah dan ibu kemana ka?”.
Kakak ku tetap fokus memasak sambil bilang “kerumah nenek
mar, nenek tiba tiba sakit”, oh nenek ku sakit.
Setelah semua makanan jadi, kami hanya makan ber2.setelah
makan aku pergi belajar untuk 2 jam kedepan..
Kakak ku pergi untuk ke supermarket membeli bahan
makanan,aku sendiri dirumah, itu hal yang biasa bagi ku,karena suntuk belajar
aku kebawah untuk menonton tivi, karena menurut ku tidak ada yang seru di tv
aku beranjak untuk membereskan kamarku.
30 menit kemudian,kakak ku kembali, tapi membawa temannya
untuk menginap dirumah, aku tidak terlalu kenal teman kakak ku yang 1 ini, dia
cantik, berambut kuning, sangat cantik, kakak ku menyebutnya lire.
“hay adik manis” sapanya
kepada ku
“hay kak,silahkan masuk ka”
Akhirnya dia masuk, dan duduk di ruang keluarga. Aku kembali
kekamar,dan saat di kamar, kakak ku memanggil.
“mari ayo kebawah !”
“sebentar” sambil lari ke
tangga
“adik mu lucu sekali ya yui”
“ah dia adik ku yang manis dan baik”
Ah , aku terbang di bilang seperti itu,hahaha . ya aku tau
kakak ku itu berlebihan. Lire melirik ku,dan tersenyum.
Setelah kami berbincang untuk waktu yang lama,aku merasa
ngantuk dan tidur, kebetulan besok hari rabu,4 hari lagi aku berpisah dengan
sieghart.
“maaf, aku ngantuk, aku tidur
duluan ya”
“ah selamat tidur :)”
Aku keatas, dalam langkah ku aku terus memikirkan sieghart,
dan pelajaran buat besok, sungguh aku benci hari rabu, pelajarannya ada pelajaran
agama, bukannya aku tidak suka pelajarannya tapi yang aku tidak suka itu
gurunya. Aku benci guru itu !
Akhirnya aku tidur, setelah melewati hari yang aneh ini
Esok paginya.....
Seperti biasa, aku mandi, makan, dan berangkat sekolah
menggunakan sepedah ku, aku tidak melihat ibu ku, mungkin dia belum pulang.
“aku berangkat !”
“hati hati di jalan ya”
Aku mengowes sepedah biru ku,dan melamun, tiba tiba di depan
ku ada laki laki lewat, aku mengerem mendadak sehingga tubuh ku hampir
terpental.
“hey kau !liat liat kalo jalan
!!”
Dia hanya melirik ku dengan mata birunya,mata yang ku anggap
mata sombong, tapi memakai seragam sekolah ku,siapakah dia?
Siapakah dia?
Liat di part selanjutnya, salam all in one !
(03) iam mari, "the princess of my life"
Reviewed by ADMIN AIO
on
06.13
Rating:
Tidak ada komentar: